banner 728x90

Selain ThorCon, PLN Juga Bakal Garap PLTN di Pulau Bangka

Avatar
PLTN di Wuhan, China. Foto: Shutterstock/Wirestock Creators
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – PT PLN (Persero) melalui dua anak usaha akan menggarap proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Kalimantan Barat dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dua anak usaha itu adalah PT PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PT PLN Nusantara Power (PLN NP).

Keduanya ditugaskan untuk mengkaji teknologi pada proyek PLTN.

PT PLN IP akan menggarap teknologi PLTN di Kalimantan Barat dan PT PLN NP di Pulau Bangka.

Hal itu diungkap Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten Haendra Subekti, dilansir dari Bloomberg Technoz, Kamis (4/12/2025).

Menurutnya, Nusantara Power atau Indonesia Power yang akan mengajukan izin.

Atau bisa juga PLN menugaskan IPP (produsen listrik independen) lain.

Sementara saat ini, ada PT ThorCon Power Indonesia, perusahaan swasta asal Amerika Serikat yang melakukan kajian teknologi PLTN di Pulau Gelas, Kabupaten Bangka Tengah.

Haendra memastikan PLTN yang digarap PT PLN NP di Pulau Bangka, lokasinya berbeda dengan pengembangan PLTN PT ThorCon Power Indonesia.

ThorCon terletak di Pulau Kelasa atau Gelasa, sedangkan lokasi PLTN yang dikaji PLN NP di Bangka Barat.

Pada 2010 silam, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) pernah melakukan kajian pembangunan PLTN di wilayah Bangka Barat.

“Jadi lokasi yang sudah pernah studi oleh Batan, itu Bangka Barat dan Bangka Selatan. (Proyek yang di Pulau) Gelasa adalah studi terbaru dari PT ThorCon,” kata Haendra.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membeberkan 28 lokasi potensial untuk lokasi PLTN di Indonesia.

Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Anugerah Widiyanto menjelaskan Indonesia sudah tiga kali melakukan kajian tapak pembangunan PLTN di dalam negeri.

Pertama di Gunung Muria, Jepara pada 1991 – 1996.

Kedua, di Bangka pada 2010 – 2012.

“Terakhir, walaupun kini masih belum lengkap, pada 2020, dan terdapat potensi tapak sebanyak 28 tapak,” tutur Anugerah dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI, medio Mei.

Baru ada satu tapak yang sudah berizin yakni berlokasi di Serpong, Banten.

Kemudian, terdapat tiga tapak yang sedang dievaluasi dan tapak yang terpilih.

Daftar 28 lokasi tapak untuk pembangunan PLTN

Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung – 4 GW

Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung – 6 GW

Ujung Lemahabang, Jepara, Semenanjung Muria Provinsi Jawa Tengah – 7 GW

Kramatwatu-Bojanegara Provinsi Banten – 4 GW

Pangkalan Susu, Langkat Provinsi Sumatera Utara – 4 GW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses