JAKARTA, JURNALINDONESIA.CO — Ketegasan penertiban tambang ilegal dan pencegahan penyelundupan komoditas di Bangka Belitung berdampak langsung pada kinerja keuangan BUMN.
PT Timah Tbk mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 900 persen pada semester pertama tahun 2026.
Laba bersih emiten berkode TINS tersebut menembus Rp2,7 triliun, atau naik sembilan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain peningkatan laba, valuasi pasar PT Timah juga tercatat melonjak hingga 280 persen per Agustus 2026.













