Takbir tambahan sebanyak 7 kali, dengan mengangkat tangan setiap takbir.
Setelah setiap takbir, disunnahkan membaca doa seperti: “Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar.”
Membaca surat Al-Fatihah.
Membaca surat pendek (disunnahkan membaca surat Al-A’la berdasarkan hadits HR. Muslim).
Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu berdiri untuk rakaat kedua.
Rakaat Kedua
Takbir tambahan sebanyak 5 kali sebelum membaca Al-Fatihah.
Membaca surat Al-Fatihah.
Membaca surat pendek (disunnahkan membaca surat Al-Ghasyiyah berdasarkan HR. Muslim).
Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan diakhiri dengan tasyahud akhir serta salam.
Khutbah Idul Fitri
Setelah shalat, imam akan menyampaikan khutbah. Berbeda dengan shalat Jumat, khutbah shalat Id dilakukan setelah shalat.
Meskipun mendengarkan khutbah ini sunnah, tetap dianjurkan untuk menyimak dengan baik.
Dalilnya adalah hadits dari Ibnu Umar: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan Umar biasa melaksanakan shalat Id sebelum khutbah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Sunnah Setelah Shalat Id
Setelah shalat Idul Fitri, ada beberapa amalan yang disunnahkan:
– Mengucapkan “Taqabbalallahu minna wa minkum” saat bertemu orang lain.
– Berbagi kebahagiaan dengan keluarga, kerabat, dan tetangga.
– Pulang melewati jalan yang berbeda (HR. Al-Bukhari).
– Memperbanyak silaturahmi dan saling memaafkan. (*)











