JURNALINDONESIA.CO — Saat berada di titik lelah dan rasanya ingin menyerah, berdoalah dengan kepasrahan penuh kepada Allah.
Doa bukan sekadar meminta solusi, tetapi juga mengadu dan melepaskan beban di dada.
Berikut beberapa doa yang diajarkan dalam Islam untuk memohon ketenangan, kekuatan, dan jalan keluar saat menghadapi masa-masa sulit:
1. Doa Memohon Kemudahan dan Pertolongan (Doa Nabi Muhammad SAW)
Doa ini diajarkan Rasulullah SAW agar kita diselamatkan dari ujian yang memberatkan dan memohon agar tidak dilepas sendiri meski hanya sekejap mata:
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ
Bacaan latin:
Ya Hayyu Ya Qayyumu birahmatika astaghits, ashlih li sya’ni kullahu, wa la takilni ila nafsi tharfata ‘ain.
Artinya:
“Wahai Rabb Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah segala urusanku dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata.” (HR. An-Nasa’i & Al-Hakim)
2. Doa Saat Menghadapi Kesulitan Berat (Doa Keringanan)
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa ini saat merasa semua urusan terasa begitu rumit:
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Bacaan latin:
Allahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlaa.
Artinya:
“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau dapat menjadikan kesedihan/kesulitan itu mudah jika Engkau menghendaki.” (HR. Ibnu Hibban)
3. Doa Kepasrahan Nabi Yunus AS (Saadat / Dzul Nuun)













