PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Kota Pangkalpinang masih mematangkan rencana penerapan sistem smart parking.
Sebelum diberlakukan, pemerintah lebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menanggapi adanya pro dan kontra di tengah masyarakat terkait rencana penerapan smart parking.
Menurut Dessy, sosialisasi menjadi langkah utama agar masyarakat maupun para pemangku kepentingan memahami tujuan dan mekanisme penerapan sistem tersebut.
BACA JUGA: Juru Parkir Resmi Minta Jangan Ada Jukir Liar
“Itu akan kami koordinasikan terus. Yang utama memang harus sosialisasi dulu. Menanggapi pro dan kontra di masyarakat, tentu harus dilakukan sosialisasi,” kata Dessy, Senin (6/7/2026).
Ia mengakui hingga saat ini masih ada sejumlah pihak, termasuk di kalangan ASN, yang belum mengetahui secara utuh mengenai rencana penerapan smart parking.
“Kalangan ASN juga masih ada yang belum tahu. Ini kan baru akan diterapkan, jadi memang perlu disosialisasikan lebih dulu,” ujarnya.













