Sama halnya dengan usaha di bidang pertanian, Dewi mengatakan seluruh masyarakat dengan kegiatan ekonomi secara umum maupun petani akan tetap didata secara keseluruhan.
“Begitu juga kalau dia bidang usaha pertanian, biasanya kan ada sensus pertanian untuk pelaku usaha pertanian, kalau sekarang akan didata seluruh masyarakat baik kegiatan ekonomi secara umum atau begitu juga dia petani,” jelasnya.
Ia menambahkan, sensus ini bertujuan untuk melihat perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi ke depan.
“Tentu ini untuk melihat sejauh mana kegiatan ekonomi secara langsung setelah 10 tahun berlalu, itu untuk menjadi data kebijakan perekonomian oleh pemerintah,” tambahnya.
Melalui pendataan yang dilakukan secara menyeluruh dan langsung ke lapangan, BPS berharap data yang dihasilkan dapat memberikan gambaran akurat terkait kondisi ekonomi masyarakat, sehingga dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. (*)













