banner 728x90

Disebut Tak Kompeten, ThorCon Ungkap Perizinan Nuklir Bertahap dan Berjenjang

Avatar
Direktur Operasi PT ThorCon Power Indonesia Dhita Karunia Ashari. Foto: IST/Dhita
banner 468x60

Disebutkan, regulator menilai dokumen teknis, memberikan catatan, meminta klarifikasi atau perbaikan, serta memastikan standar keselamatan nasional dan internasional terpenuhi.

Proses tersebut adalah mandat perlindungan keselamatan publik, bukan bentuk fasilitasi komersial.

Ditambahkan Dhita, kompetensi dalam industri nuklir diukur melalui kualitas desain, sistem manajemen mutu, hasil safety review, serta kemampuan memenuhi standar teknis yang berlaku.

Semua aspek itu sedang dan akan diuji melalui mekanisme lisensi.

Dengan demikian, proses evaluasi yang belum menghasilkan izin akhir mencerminkan kehati-hatian regulatif, bukan kegagalan. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses