banner 728x90

Penjelasan BMKG, Penyebab Tingginya Curah Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia, Ingatkan Masyarakat Pesisir

Avatar
Ilustrasi hujan.
banner 468x60

Hanya saja, Dwikora mengingatkan, peningkatan curah hujan saat ini tidak semata-mata disebabkan oleh La Niña lemah, melainkan lebih dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat.

Selanjutnya, curah hujan dipengaruhi
dinamika atmosfer saat ini yang dipicu oleh beberapa fenomena global dan regional seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan gelombang Kelvin yang aktif melintas di wilayah Indonesia.

Disebutkan Dwikora, keempat fenomena atmosfer ini memperkuat pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Ditambahkan, kondisi lokal seperti belokan dan pertemuan angin turut memperbesar peluang hujan.

Menurutnya, anomali suhu muka laut positif di perairan Indonesia memperkuat penguapan dan penambahan pasokan uap air di atmosfer sehingga meningkatkan peluang hujan.

“BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir selatan Indonesia, seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, untuk waspada terhadap dampak aktivitas siklon tropis yang dapat membawa hujan deras, angin kencang, dan badai besar,” kata Dwikora. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses