banner 728x90

YouTube Jadi Tempat Kreator Konten Cari Cuan, Bagi Hasil Iklan Selama 4 Tahun Rp1.643 Triliun

Avatar
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Kreator konten memilih YouTube sebagai aplikasi untuk menyalurkan kreatifitas dan mencari pundi-pundi uang.

YouTube memberikan bagi hasil iklan yang menguntungkan bagi kreator konten.

Kini YouTube telah menjadi tempat mencari nafkah di sebuah platform.

***

Platform streaming video milik Google, YouTube, mengungkap telah membayar kreator konten, artis, dan perusahaan media dengan jumlah fantastis dalam empat tahun terakhir.

Sejak 2021, total bayaran yang dikucurkan oleh platform tersebut yaitu mencapai 100 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1.643 triliun (nilai tukar kurs 1 dollar AS ke rupiah = Rp 16.433).

Adapun jumlah bayaran ini diumumkan oleh YouTube, dalam acara Made on YouTube yang digelar pada Selasa, (16/9/2025).

Menurut penjelasan YouTube, bayaran fantastis tersebut berasal dari skema bagi hasil iklan antara kreator dengan perusahaan.

Dalam sebuah posting blog resmi, Chief Product Officer YouTube, Johanna Voolich, mengatakan bahwa pencapaian besar ini sejalan dengan visi awal YouTube saat dibangun pertama kali pada 20 tahun lalu.

Saat itu, YouTube disebut hadir dengan gagasan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkreasi dan tampil di panggung global.

Siapapun, baik individu, artis, studio, atau brand, berhak membangun bisnis mereka di YouTube.

“Sejak saat itu, kami telah menyaksikan para kreator membentuk budaya dan hiburan dengan cara yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya,” jelas Voolich.

Sejalan dengan Voolich, CEO YouTube, Neal Mohan menilai bahwa YouTube kini sudah berkembang pesat jauh melampaui perannya sebagai platform berbagi video biasa.

Menurutnya, YouTube telah berhasil membangun sebuah “ekonomi” di dalam platform.

“Kami tidak hanya menciptakan platform. Kami membangun ekonomi,” ujar CEO YouTube, Neal Mohan, sebagaimana dikutip KompasTekno dari media teknologi Mashable, Jumat (19/9/2025).

Pendapatan dari TV meningkat Tak hanya membocorkan soal jumlah bayaran fantastis untuk kreator, YouTube juga sesumbar terkait peningkatan penghasilan yang mereka dapat dari perangkat televisi (TV).

YouTube mengeklaim, jumlah channel yang diklaim sukses meraup lebih dari 100.000 dollar AS (sekitar Rp 1,6 miliar) lewat penayangan di TV meningkat hingga 45 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Bikin Klip dan Shorts

Data tersebut secara tidak langsung mencerminkan bahwa video-video di YouTube kini tidak lagi sebatas konten yang dinikmati di layar ponsel atau komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses