banner 728x90 banner 728x90

Isu Perselingkuhan Warnai Kisah Diplomat Arya Daru, Muncul Nama Farah Jelang Akhir Hidup

Potret Arya Daru bersama istrinya. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Muncul dugaan orang ketiga di balik kisah kematian Arya Daru Pangayunan (39).

Menjelang akhir hidupnya, diplomat muda Kementerian Luar Negeri itu sempat bersama seorang wanita bernama Farah.

Polisi menyebut, Farah adalah teman Arya Daru yang menemaninya ke mall Grand Indonesia, Jakarta, Senin (7/7/2025) malam.

Apakah ada hubungan perselingkuhan antara Arya Daru dan Farah, polisi tak mau menyimpulkan.

Arya Daru adalah kisah sukses anak muda, dengan karier cemerlang.

Namun, kematiannya meninggalkan pertanyaan, dugaan isu perselingkuhan, konflik rumah tangga, dan tekanan batin.

Bahkan, ada informasi Arya Daru salah kirim pesan WhatsApp pada istrinya.

Seharusnya, pesan itu bukan untuk sang istri, Meta Ayu Puspitantri.

Isu perselingkuhan itu, muncul dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).

Seorang wartawan menanyakan soal pesan WhatsApp yang diduga salah kirim oleh Arya kepada istrinya, Meta Ayu Puspitantri.

Pesan itu seharusnya untuk orang laink, diduga Farah, namun polisi belum mengonfirmasi penerima sebenarnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menegaskan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus ini.

“Korban meninggal bukan karena keterlibatan orang lain, dan penyelidik belum menemukan pidana dalam perkara ini,” ujarnya dikutip dari tribunnews.com.

Meski demikian, rangkaian fakta baru menguatkan dugaan bahwa Arya menyimpan konflik emosional yang berat.

Pada Senin (7/7/2025), Arya terlihat berbelanja di Mal Grand Indonesia bersama Farah.

Farah disebut memiliki hubungan dekat dengan Arya dan telah diperiksa sebagai saksi oleh kepolisian.

Setelah berbelanja, Arya memesan taksi menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, menurut polisi, baru sekitar 200–300 meter perjalanan berlangsung, Arya mendadak meminta sopir mengubah arah ke Gedung Kementerian Luar Negeri di Jakarta Pusat.

Di rooftop lantai 12 gedung tersebut, Arya berada selama 1 jam 26 menit.

Ia naik membawa tas gendong dan tas belanja, namun saat turun, kedua barang itu sudah tidak terlihat.

Polisi menemukan tas dan ransel Arya tertinggal di tangga darurat lantai yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses