banner 728x90

Kunjungi Pangkalpinang, Menteri Abdul Mu’ti Sebut Pemerintah Telah Distribusikan 288.865 Perangkat IT ke Sekolah

Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti, menegaskan transformasi pendidikan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga penguatan pendidikan karakter.

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 dan Penyerahan Revitalisasi Tahun 2026 se-Kota Pangkalpinang dan se-Kabupaten Bangka Tengah di SMP Negeri 9 Pangkalpinang, Kamis (2/7/2026).

Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 288.865 perangkat teknologi informasi dan komunikasi berupa Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia pada 2025.

Pada tahun ini, pemerintah kembali menambah sekitar 800 ribu perangkat untuk mendukung pembelajaran berbasis digital.

Menurutnya, penyediaan perangkat tersebut juga diikuti dengan berbagai program pelatihan bagi guru agar mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran secara optimal.

“Di samping itu, pemerintah juga akan menyiapkan berbagai program pelatihan bagi para guru agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah telah bekerja sama dengan PLN untuk mendukung penambahan daya listrik di sekolah penerima bantuan.

Sementara bagi sekolah yang belum memiliki akses internet, pemerintah akan memberikan dukungan konektivitas melalui layanan internet berbasis satelit atau Starlink agar seluruh sekolah dapat memanfaatkan perangkat pembelajaran digital.

“Dengan pemanfaatan IFP dan dukungan akses internet, kami meyakini proses pembelajaran akan menjadi lebih interaktif, inovatif, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan, materi pembelajaran dapat diunduh melalui platform Rumah Pendidikan yang telah disediakan pemerintah.

Guru juga dapat mengembangkan materi pembelajaran sendiri sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses