PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Laju inflasi tahunan di Kota Pangkalpinang pada Juni 2026 tercatat 2,28 persen.
Kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya biaya transportasi serta sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa bulan terakhir.
Data tersebut disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang berdasarkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK).
IHK Kota Pangkalpinang meningkat dari 105,91 pada Juni 2025 menjadi 108,32 pada Juni 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, mengatakan capaian tersebut menunjukkan inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) sebesar 2,28 persen.
“Pada Juni 2026, Kota Pangkalpinang mengalami inflasi year on year sebesar 2,28 persen dengan IHK sebesar 108,32,” ujar Dewi dalam paparan Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Pangkalpinang, Rabu (1/7/2026), di ruang pertemuan BPS Kota Pangkalpinang.
Selain mencatat inflasi tahunan, Kota Pangkalpinang juga mengalami inflasi bulanan atau month to month (m-to-m) sebesar 0,30 persen.
Sementara inflasi kumulatif sejak awal tahun atau year to date (y-to-d) tercatat sebesar 0,73 persen.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, seluruh kelompok mengalami kenaikan indeks harga.
Kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan kenaikan 5,94 persen dan memberikan andil sebesar 0,82 persen terhadap inflasi tahunan.
Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh naiknya tarif angkutan udara dan harga bensin yang menjadi komoditas dominan penyumbang inflasi di Pangkalpinang selama Juni 2026.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga memberikan kontribusi cukup besar terhadap inflasi dengan kenaikan indeks sebesar 1,81 persen dan andil 0,59 persen.













