PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Sebuah langkah tak biasa diambil oleh korporasi Arsari Tambang.
Meski secara operasional tidak memiliki wilayah kerja di Kota Pangkalpinang, perusahaan ini justru datang membawa komitmen investasi sosial untuk menyejahterakan warga ibu kota Provinsi Babel.
Komitmen tersebut dimatangkan dalam pertemuan santai antara Departemen Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Arsari Tambang dengan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (20/6/2026).
Di tempat terpisah, Harwendro Adityo Dewanto, Komisaris PT Mitra Stania Prima (anak usaha Arsari Tambang) menyambut baik kolaborasi tersebut.
“Kami ingin hadir untuk ikut membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat Pangkalpinang,” tegas Harwendro Adityo Dewanto.
Bedah Rumah di Paruh Kedua 2026
Kolaborasi hulu-hilir ini dijadwalkan meluncur penuh pada tahun 2027.
Namun, sebagai “menu pembuka” sekaligus pembuktian komitmen, Arsari Tambang langsung tancap gas di sisa tahun ini.
Pada semester kedua 2026, mereka akan menggelontorkan dana bantuan sosial untuk renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di Pangkalpinang.
Agar bantuan ini tidak salah alamat atau sekadar formalitas, manajemen perusahaan akan menggandeng langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pangkalpinang dalam menyaring data warga yang benar-benar membutuhkan.
Sementara, Suyudi, Manager PPM Arsari Tambang mengatakan, pihaknya ingin program tersebut tepat sasaran.













