banner 728x90

Kampung Nelayan Merah Putih Pangkalpinang Terkendala Rumah Warga di Aset Pemkot

Avatar
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pangkalpinang, David Oktaviandi. Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pangkalpinang menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih saat ini telah memasuki tahap akhir persiapan, sebelum dilakukan survei dan pembangunan oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pangkalpinang, David Oktaviandi, usai Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Survei Lapangan Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Balai Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (8/6/2026).

David mengatakan, rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh tahapan administrasi dan teknis berjalan sebelum tim konsultan dan pemerintah pusat turun ke lapangan.

“Sejauh ini kita sudah di tahapan terakhir, makanya kita gelar rapat ini dan kita undang para pihak terkait, termasuk masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat persoalan yang perlu diselesaikan, yakni adanya bangunan warga yang berdiri di atas aset milik Pemerintah Kota Pangkalpinang di lokasi rencana pembangunan.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dipastikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan saat proses pembangunan dimulai.

“Masalahnya masih ada bangunan di atas aset kota yang belum clear and clean. Jangan sampai nanti konsultan sudah mau membangun, tapi ada pihak yang merasa tidak mengetahui atau tidak menyetujui,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses