banner 728x90

Saparudin Rotasi Kepala Sekolah, Tak Ada Sekolah Favorit atau Tidak di Pangkalpinang

Avatar
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin atau Prof Udin. Foto: JI/Mita Jurnal
banner 468x60

“Intinya penyegaran itu hal yang lumrah. Sebagai PNS, apalagi di Kota Pangkalpinang, supaya tahu juga guru yang biasa di sekolah yang dibilang favorit, dipindahkan ke sekolah yang dianggap biasa, tapi bagaimana dia bisa mengubah sekolah itu menjadi yang dibilang favorit,” ungkapnya.

Erwandy menegaskan bahwa pada dasarnya tidak ada lagi perbedaan antara sekolah favorit dan non-favorit, karena sarana prasarana serta metode pengajaran telah diseragamkan.

Perbedaan yang ada selama ini, menurutnya, lebih kepada persepsi masyarakat.

“Tidak ada lagi sekolah favorit atau tidaknya. Semuanya sarpras dan metode pengajarannya sama, hanya saja anggapan masyarakat,” katanya.

Terkait kriteria kepala sekolah, Erwandy menyebutkan bahwa calon kepala sekolah minimal harus memiliki golongan III/c serta telah atau akan mengikuti pendidikan calon kepala sekolah.

“Ya kriterianya itu kepala sekolah harus golongan 3C dan sudah mengikuti pendidikan calon kepala sekolah. Tapi saat ini boleh dilantik dulu walaupun belum mengikuti pendidikan tersebut,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses