“Di depan juga banyak tenda-tenda UMKM dan juga tentu saja karena adanya tenda UMKM yang tujuannya adalah untuk memberdayakan masyarakat sehingga masyarakat ekonominya semakin bergerak,” katanya.
Festival Kampung Bintang merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026, dengan berbagai rangkaian acara yang berlangsung setiap hari dari pukul 14.00 WIB hingga malam hari.
Ia menambahkan, perayaan Cheng Beng yang identik dengan tradisi pulang kampung masyarakat Tionghoa dihadirkan dalam nuansa festival melalui sajian kuliner khas dan suasana kampung untuk menarik kunjungan wisatawan ke Pangkalpinang.
Irma juga mengharapkan kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat keharmonisan antarbudaya di Kota Pangkalpinang serta menjaga citra daerah sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. (*)













