banner 728x90

Siswi SD di Demak Nekat Akhiri Hidup Usai Dimaki Ibunya Lewat WA

Avatar
Ilustrasi. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Diduga tertekan dimarahi ibunya melalui pesan WhatsApp, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, nekat mengakhiri hidupnya di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026).

Saat itu, jelang Maghrib, ibu korban pulang ke rumah dan melihat putrinya tergantung.

Ibu korban berteriak histeris dan keluar meminta pertolongan tetangga.

Sebelum bunuh diri, korban menerima pesan WA berisi makian dari ibunya.

Lalu, korban mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp bernada makian dari ibunya tersebut.

Korban merupakan murid sekolah dasar (SD).

“Screenshot chat dari ibu ke korban lalu diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa terjadi,” kata Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, Jumat (13/2/2026) dilansir dari tribunnews, Minggu (15/2/2026).

Unggahan itulah yang tersebar luas di media sosial dan dibagikan juga oleh akun Instagram @infodemakraya.

Saat membagikan gambar itu, korban juga menuliskan keterangan, “Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape”.

Anggah menjelaskan, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, ibu korban pulang ke rumah pada pukul 18.01 WIB.

“Berdasarkan rekaman CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah.

Lalu masuk ke rumah pukul 18.01 WIB,” jelas Anggah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses