Tim menggunakan Kapal RBB (Rigid Bouyancy Boat) milik basarnas untuk mengevakuasi pemancing.
Sebelumnya sempat ada komunikasi dengan pemancing, yang menginformasikan posisi lego jangkar di koordinat 2°03’12.2″S 106°12’32.6″E.
Tim SAR sempat melakukan penyisiran saru jam dan tiba di lokasi kapal dan mengevakuasi 5 pemancing ke atas kapal RBB.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, menjelaskan tadi malam pihaknya menerima info permintaan evakuasi 6 nelayan yang kapalnya mengalami mati mesin.
“Kita juga hubungi BKK (Balai Kekarantinaan Kesehatan) Pangkalpinang untuk melakukan cek Kesehatan para nelayan,” ungkap I Made Oka kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, meski cuaca cerah tetapi ombak lumayan besar sehingga cukup mengganggu proses evakuasi.
Oka mengatakan jika ada warga mengalami kejadian serupa atau kejadian mengancam jiwa manusia dapat menghubungi basarnas di 115 atau call center SAR Bangka Belitung di 0717-4261338 atau di WhatsApp 0811-7810-115.













