Selain ayam, harga telur dalam kegiatan tersebut juga lebih murah.
Telur yang di pasaran berada di kisaran Rp30 ribu dijual Rp27 ribu melalui GPM.
Yiyi berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya warga Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Tamansari, memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau tanpa mengesampingkan kualitas.
“Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa membantu warga khususnya di Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Tamansari, tapi juga tidak menutup kemungkinan seluruh masyarakat Pangkalpinang, untuk bisa memperoleh harga bahan pangan yang lebih murah di pasaran, tapi dengan kualitas yang tetap baik,” katanya.
Ia menyebut, masih ada sekitar tiga kali pelaksanaan GPM yang akan digelar hingga akhir 2026.
Kegiatan tersebut rencananya dimanfaatkan pada momentum Hari Pangan Sedunia serta menjelang Natal dan Tahun Baru.
Selain menyediakan pangan murah, Dinas Pangan dan Pertanian juga akan menginventarisasi KWT yang aktif untuk kemudian mendapatkan pembinaan agar lebih produktif, termasuk dalam pengembangan hidroponik. (*)













