JURNALINDONESIA.CO – Bank Sumsel Babel bercita-cita menjadi regional champion dan mendapat atensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
OJK mendukung upaya Bank Sumsel Babel menjadi regional champion.
Kepala OJK Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Arifin Susanto mengatakan fungsi pengawasan OJK, menjadi fondasi penguatan bisnis Bank Sumsel Babel untuk mewujudkan cita-cita menjadi regional champion tersebut.
Menurut Arifin, pengawasan dilakukan melalui sejumlah pendekatan, seperti risk-based supervision, forward looking, serta proporsional dan kolaboratif.
“Dalam konteks ini, pengawasan OJK berperan mengawal ekspansi dan inovasi bisnis, bukan menghambatnya,” jelasnya saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Peranan Komunikasi Perusahaan, Workshop Jurnalistik, dan Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik dan Video Konten Bank Sumsel Babel di Yogyakarta, Jumat (23/1/2026) dilansir dari bisnis.com.
Disebutkan, pengawasan OJK hadir untuk mengawal pertumbuhan bank agar tetap sehat, aman, dan berkelanjutan.
Dia menuturkan setiap ekspansi bisnis bank harus ditopang oleh kecukupan permodalan dan likuiditas serta struktur pendanaan yang sehat.
Pertumbuhan kredit dan pembiayaan dikawal melalui kualitas aset dan kecukupan pencadangan, serta pengelolaan konsentrasi risiko sektoral dan regional.













