JURNALINDONESIA.CO – Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin alias Prof Udin, tak membantah wilayah Pantai Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang kini lebih ramai dari biasanya.
Bukan karena ramai pengunjung untuk berwisata.
Tetapi, kawasan pantai itu, telah menjelma sebagai tempat penambang timah berkumpul.
“Ya karena area penambangan di laut bukan masuk Kota Pangkalpinang,” kata Prof Udin saat ditemui usai acara di Bank Syariah Sumsel Babel Pangkalpinang, Jumat (2/1/2025).
Menurut Prof Udin, kewenangan wilayah laut Kota Pangkalpinang, hanya sebatas bibir pantai.
Sehingga, disebutkan Prof Udin, laut di Tanjung Bunga Kota Pangkalpinang bukan kewenangannya.
“Sesuai undang-undang, wilayah laut Kota Pangkalpinang, ya cuma sebatas bibir saja. Jadi kita tak bisa berbuat banyak,” ujarnya.
Mengenai, wilayah Pantai Tanjung Bunga yang saat ini menjadi tempat mangkal ponton isap produksi (PIP) dan para penambang, Prof Udin menyebutkan akan melakukan koordinasi.
Termasuk munculnya persoalan sosial yang ditimbulkan akibat penambangan di laut Sampur, Kabupaten Bangka Tengah.













