banner 728x90

Dandim 0413/Bangka Minta Maaf Buntut Sekretaris PW Muhammadiyah Hasan Rumata Dipukul Oknum TNI

Tim Hukum PW Muhammadiyah Babel, melapor kasus dugaan pemukulan Hasan Rumata oleh oknum TNI ke Detasemen Polisi Militer II/5 Bangka atau (Denpom II/5 Bangka), Sabtu (2/8/2025). Foto: PW Muhammadiyah Babel
banner 120x600
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Sekretaris PW Muhammadiyah Babel, yang juga Sekretaris MUI Babel Hasan Rumata menjadi korban pemukulan oknum perwira TNI di Bangka Belitung.

Insiden itu terjadi ketika mobil yang dikemudikan Hasan Rumata terlibat tabrakan ringan dengan mobil milik oknum TNI Letnan Satu Jaka Budi Utama.

banner 325x300

Saat itu, Lettu Jaka hendak berbelok di depan Masjid Agung Kubah Timah, Jalan Sudirman Pangkalpinang, Jumat (1/8/2025) malam.

Saat bersamaan ada mobil Hasan Rumata yang lewat dan menabrak bagian belakang mobil Lettu Jaka.

Sempat terjadi ketegangan di antara keduanya, yang membuat Lettu Jaka diduga memukul dada Hasan Rumata satu kali.

Oknum tersebut juga mengeluarkan kata-kata bernada makian pada Hasan Rumata.

Buntut kejadian itu, Dandim 0413/Bangka, Letkol Arhan Agung, Komandan Subdenpom Bangka Letnan Kolonel Harry Simarmata, dan sejumlah perwira bersilaturahmi ke PW Muhammadiyah di BNPM Babel, Sabtu (2/8/2025) malam.

Keluarga besar PW Muhammadiyah Bangka Belitung menyambut baik kedatangan rombongan Dandim.

Letkol Arhan Agung mengatakan, pelaku sudah ditahan dan pihaknya akan menindak tegas oknum yang terlibat pelanggaran.

“Akan kita proses hukum, secara transparan. Kepada keluarga besar Muhammadiyah kami menyampaikan permohonan maaf,” kata Letkol Arhan.

Tim hukum Muhammadiyah Babel Aldy Kurniawan, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Dandim Bangka.

Pertemuan menurutnya berlangsung akrab dan keduabelah pihak berkomitmen menyelesaikan masalah tersebut secara transparan.

menyambut baik komitmen pihak TNI yang akan tetap menindak tegas pelaku penganiayaan.

Komandan Subdenpom, ujar Aldy, juga meminta maaf dan mengatakan proses hukum tetap berjalan.

“Kita sepakat masalah ini tidak melebar kemana-mana, menjaga kondusifitas antara TNI dan Muhammadiyah,” ujarnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses