banner 728x90

Serangan Militer Israel Hantam Gereja di Gaza Palestina, 3 Wanita Tewas

Foto ilustrasi kondisi Israel usai dihantam rudal Iran beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Tiga orang tewas akibat serangan militer Israel ke Gereja Keluarga Kudus, sebuah Gereja Katolik di Gaza, Palestina, beberapa waktu lalu.

Korban adalah wanita termasuk melukai pastor paroki.

banner 325x300

Para korban adalah Saad Issa Kostandi Salameh (60), penjaga gereja; Foumia Issa Latif Ayyad (84); dan Najwa Abu Daoud (69).

Saad Salameh diserang tank Israel ketika bekerja sebagai petugas kebersihan di halaman gereja.

Fumayya Ayyad, menjalani perawatan psikososial oleh lembaga kemanusiaan Caritas, terkena ledakan saat duduk di tenda.

Najwa Abu Daoud duduk di dekat Fumayya ketika pecahan peluru dan puing-puing dari ledakan menghantam mereka.

Korban sempat dilae Rumah Sakit Al-Mamadani, namun meninggal dunia akibat luka serius dan minimnya fasilitas medis yang tersedia.

Gaza tengah mengalami kekurangan pasokan medis, termasuk darah dan obat-obatan esensial, akibat blokade dan serangan terus-menerus.

Pastor Gabriel Romanelli, yang juga mengalami luka dalam serangan tersebut, sebelumnya telah memperingatkan umatnya untuk tetap tinggal di kamar masing-masing.

Menurut Pastor Gabriel, jika tidak ada peringatan tersebut, jumlah korban bisa mencapai 50 hingga 60 orang, dan gereja bisa menjadi lokasi pembantaian massal.

Tragedi ini memicu kemarahan dari berbagai kalangan, termasuk Gereja Katolik dan lembaga kemanusiaan internasional.

Pihak Gereja menyerukan penghormatan terhadap tempat ibadah dan perlindungan kemanusiaan yang dijamin oleh hukum humaniter internasional.

Mereka menuntut agar akses terhadap bantuan kemanusiaan dan jalur evakuasi aman segera dibuka.

Penyerangan terhadap warga sipil, terutama mereka yang berlindung di tempat ibadah, harus dihentikan secara total.

Gereja juga menegaskan pentingnya menjaga martabat manusia dalam kondisi perang sekalipun.

Pihak Gereja mendesak semua pihak untuk menjunjung tinggi hukum internasional, hukum humaniter, dan hukum hak asasi manusia.

Paus Leo XIV menyatakan duka mendalam atas hilangnya nyawa dalam serangan di Gereja Keluarga Kudus.

Ia juga menyerukan gencatan senjata segera dan mendesak masyarakat internasional untuk mengambil langkah konkret menghentikan kekerasan di Gaza.

Gereja Keluarga Kudus diketahui menjadi tempat perlindungan bagi ratusan warga sipil dari berbagai agama. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses