JURNALINDONESIA.CO – Pesta pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yakni Maula Akbar dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina berakhir memilukan.
Ribuan warga yang datang ke Alun-alun Pendopo Bupati Garut berdesakan masuk.
Kedua mempelai menyajikan makanan gratis untuk warga, sehingga antusias begitu tinggi.
Aparat keamanan tak mampu membendung warga yang berdesakan hingga dua warga tewas. Satu polisi yang ikut membantu warga, juga meninggal dunia dalam tugas.
Dedi Mulyadi mengunjungi kediaman korban meninggal insiden makan gratis, yang menewaskan tiga orang terjadi di Alun-alun Pendopo Bupati Garut, Jumat (18/7/2025).
“Saya berkunjung kepada seluruh keluarga yang meninggal, yang di Sukawening staf saya sudah dulu kesana, sekarang ke rumah almarhumah anak usia 8 tahun,” ungkap Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maaf atas tewasnya dua warga dan satu polisi yang gugur saat bertugas mengamankan pesta pernikahan Putri Karlina dengan Maula Akbar.
Tak hanya korban nyawa, sebanyak 26 warga pingsan karena kekurangan oksigen saat berdesak-desakan antre makan gratis yang jadi rangkaian pesta rakyat pasutri baru, Putri Karlina dan Maula Akbar.
Putri Karlina Kelahiran Garut 14 Maret 1993 merupakan anak sulung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
Sebelum jadi Kepala Daerah, Putri Karlina berprofesi sebagai dokter gigi, pengusaha bidang kuliner, punya salon muslimah dan politisi Gerindra.
Putri Karlina punya tiga anak dari pernikahan sebelumnya, kini dia resmi jadi istri dari Maula Akbar.
Sementara suami barunya, Maula Akbar kelahiran Bandung 3 November 1999 merupakan anak dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan istri pertama, Sri Setyawati yang telah meninggal saat Maula berusia 3 bulan.
Maula Akbar terpilih sebagai anggora DPRD Jabar dengan 400.478 suara dari Dapil Jabar X (Purwakarta-Karawang).
Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta sebelum pindah ke Gerindra.
Pernikahan mereka berlangsung pada Rabu (16/7/2025) di Pendopo Garut dengan mahar unik yakni 90 gram logam mulia, 9 ekor sapi, 99 jenis bibit buah hingga 999 lembar kain tenun.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut berempati terhadap korban meninggal dunia dalam pesta rakyat pernikahan anak kandungnya.
Identitas tiga korban tewas itu yakni:
1. Vania Aprilia (8), warga Kelurahan Sukamentri, Garut Kota.
2. Dewi Jubaedah (61), warga ber-KTP Jakarta Utara.
3. Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polres Garut.
Dia pun memberikan santunan Rp 150 juta untuk keluarga korban.
Dedi mengaku sudah memerintahkan stafnya berangkat ke Garut menemui kelurga korban.
“Saya menyampaikan, hari ini saya sudah meminta staf saya untuk menemui seluruh keluarganya dan menyampaikan uang duka dari saya sebagai Gubernur Jawa Barat terhadap warga saya yang hari ini yang mendapat musibah. Kami menyampaikan uang duka Rp 150 juta per keluarga,” ujar Dedi, Jumat (18/7/2025).
Dedi juga mengaku tidak tahu jika anaknya, Maula Akbar bersama istrinya, Wabup Garut, Putri Karlina, menggelar syukuran berupa makan gratis untuk warga dalam rangkaian resepsi pernikahannya di Kabupaten Garut.
Sumber berita: tribunnews.com