banner 728x90

Tampang 4 Otak Penculikan dan Pembunuhan Ilham Kacab Bank BUMN di Jakarta

Tampang aktor penculikan Ilham Pradipta (37), Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Foto: Jatanras Polda Metro Jaya
banner 120x600
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Empat otak pelaku penculikan dan pembunuhan M Ilham Pradipta (37) Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang, dan Polres Demak.

Pelaku saat itu menumpang mobil minibus, melintas di jalan raya, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025) malam.

banner 325x300

Tiga orang diringkus malam itu dan satu lagi ditangkap di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (24/8/2025) sore.

Misteri penculikan dan pembunuhan Ilham yang ditemukan tewas di Bekasi, Jawa Barat, perlahan mulai terungkap.

Polisi telah menangkap delapan orang yang diduga terlibat, terdiri atas eksekutor dan aktor intelektual.

Penangkapan terbaru dilakukan hingga Minggu (24/8/2025), menjerat empat orang yang disebut sebagai otak dari skenario pembunuhan Ilham.

Sejauh ini, kepolisian telah meringkus total delapan tersangka.

Empat pelaku pertama, yakni AT, RS, RAH, dan RW, ditangkap pada Kamis (21/8/2025) di Jakarta Pusat dan Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Empat tersangka berikutnya, C, DH, YJ, dan AA, ditangkap dalam operasi lanjutan.

Mereka diyakini sebagai aktor intelektual dari penculikan dan pembunuhan tersebut.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di dua tempat berbeda.

Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang, dan Polres Demak menangkap DH, YJ, dan AA di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 20.15 WIB.

Sementara itu, pelaku berinisial C ditangkap sehari kemudian, Minggu (24/8/2025), di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut keterangan polisi, delapan tersangka terbagi menjadi dua kelompok, yakni empat orang sebagai eksekutor dan empat lainnya sebagai aktor intelektual.

“Benar (mereka aktor intelektual),” kata AKBP Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Minggu (24/8/2025).

Meski begitu, ia menegaskan penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka.

“Saat ini, para tersangka sedang dilakukan pendalaman secara intensif,” ujarnya.

Adapun empat eksekutor yang lebih dulu ditangkap telah mengakui keterlibatannya dalam penculikan Ilham dari area parkir sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

“Baru interogasi awal, tetapi mereka sudah mengakui terkait pengambilan atau penculikan korban dari supermarket di Pasar Rebo,” kata Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar, Jumat (22/8/2025).

Namun, polisi masih menelusuri sosok “bos” yang sempat disebut para pelaku dan diduga berada di Surabaya, Jawa Timur.

Pelaku mengaku mendapat perintah dari seseorang di Surabaya, Jawa Timur, untuk menempati rumah di Jalan Johar Baru III No.42, RT 05/RW 09, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kronologi penculikan dan penemuan jasad Ilham diculik pada Rabu (20/8/2025) di parkiran supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sehari kemudian, Kamis (21/8/2025), jasadnya ditemukan di persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban.

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru menyebutkan penyebab kematian korban adalah hantaman benda tumpul di bagian dada dan leher.

“Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernapas,” ujar Prima, Jumat (22/8/2025).

Selain itu, polisi juga masih melakukan pemeriksaan toksikologi untuk memastikan apakah terdapat racun dalam tubuh korban.

Sumber artikel: Kompas.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses