banner 728x90

Eks Relawan Kotak Kosong Nyatakan Dukungan untuk Molen-Zeki Yamani

Eks Relawan Kotak Kosong beri dukungan untuk Maulan Aklil (Molen) dan Zeki Yamani di Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025, Sabtu (2/8/2025) malam.
banner 120x600
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Sejumlah mantan relawan Kotak Kosong menyatakan dukungan terhadap pasangan calon Maulan Aklil (Molen) dan Zeki Yamani dalam Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025.

Sebelumnya, eks relawan Kotak Kosong ini berada di barisan kontra Molen dan dr Hakim saat Pilkada Pangkalpinang 2024.

banner 325x300

Mereka menilai sosok Molen saat ini jauh berubah, dibandingkan ketika mencalonkan diri di Pilwako Pangkalpinang 2024.

Molen saat ini lebih tenang, tidak neko-neko, dan berlapang hati menerima kekalahan.

Tak kalah pentingnya adalah Molen berani mengakui kesalahan dan kesombongannya.

Tampak dalam barisan eks relawan Kotak Kosong ada pentolan yang dulu aktif bersuara.

Dia adalah Tomi Permana, Ketua Pemuda Pangkalpinang Bersuara.

Bersama sejumlah mentan relawan lainnya, dia membuat pernyataan secara bersama-sama dan kompak.

“Kami bersama Harmoni, jangan lupa coblos nomor dua,” ungkap para eks relawan Kotak Kosong ini, Sabtu (2/8/2025) malam.

Di Kafe Greenland, Selindung Baru, Pangkalpinang, mereka yakin Molen akan konsisten terus membangun Pangkalpinang.

Dulu mereka kurang setuju pada Molen karena hanya ada calon tunggal.

Namun, mereka tidak membenci sosok Molen secara personal.

Karena mereka tahu, Molen telah banyak melakukan perubahan untuk Kota Pangkalpinang.

Bagi eks Relawan Kotak Kosong, pembangunan Masjid Agung Kubah Timah, Jerambah Gantung, penataan Taman Dealova, Alun-alun Taman Merdeka, Tamansari, serta dibuatnya ikon Titik Nol Kilometer adalah bukti konkret Molen.

Dalam bidang pengembangan usaha masyarakat, UMKM, keterbukaan lapangan kerja, tingginya investasi yang masuk ke Pangkalpinang, serta geliat pariwisata adalah bagian tak terpisahkan dari hasil kerja Molen.

Di bidang kesehatan, Molen menjadikan masyarakat Pangkalpinang tercover BPJS Kesehatan, berobat lebih nyaman di Puskesmas dengan bangunan bagus, dan pembangunan RSUD Depati Hamzah dengan fasilitas prima.

Molen juga telah memberikan kesempatan semua anak usia SD dan SMP di Pangkalpinang untuk sekolah, tanpa terkecuali.

Untuk urusan daya tampung karena aturan domisili, Molen akan membangun SMPN 11 di Selindung Baru dan SMPN 12 di Tuatunu.

Sekolah ini sudah direncanakan Molen sejak lama, jadi bukan janji dirinya karena mencalonkan wali kota.

Molen menyatakan dirinya tidak akan banyak berjanji, namun saat ini melengkapi, menambah yang kurang, dan memperbaiki kekurangan pembangunan untuk masyarakat Pangkalpinang.

Terkait dukungan eks Relawan Kotak Kosong, Molen sangat terharu.

Menurutnya, kedatangan eks Relawan Kotak Kosong itu menambah semangat dan energi untuk dia dan Zeki Yamani.

Meski dirinya terus mendapat serangan jelang pemilihan, namun Molen menerimanya dengan ikhlas.

Bagi Molen, dengan kehadiran eks Relawan Kotak Kosong, menjadi penyemangat bagi dirinya untuk membangun Pangkalpinang.

“Dulu sempat berseberangan karena dinamika politik. Sekarang kawan-kawan alumni Relawan Kotak Kosong ini, datang secara sukarela mendukung kami. Alhamdulillah, terima kasih kawan-kawan. Sekali lagi, saya mohon maaf kalau ada salah-salah kata dan perbuatan,” ungkap Molen yang tampak terharu.

Berkali-kali pada kesempatan itu, Molen meminta maaf dan dirinya diingatkan jika berbuat salah.

“Terus ingatkan saya agar tidak sombong, kita fokus pada Pangkalpinang,” ucap Molen.

Molen adalah calon Wali Kota Pangkalpinang yang kerap menjadi perhatian publik.

Pasalnya, Molen dikenal sebagai wali kota yang dekat dengan masyarakat.

Kota Pangkalpinang saat era Molen memimpin terbilang ramai dan bertabur kegiatan baik hiburan, pemerintahan, dan seni budaya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses