JURNALINDONESIA.CO – Ada beberapa tempat di Bangka Belitung, yang berpeluang dibangun Rumah Sakit Jantung dan Stroke.
Tempat itu adalah dekat Bandara Depati Amir, kawasan sekitar TPA Paritenam, dan GOR Sahabudin.
Kepala Dinas Kesehatan Babel dr Andri Nurtito menyebutkan, kawasan dekat GOR Sahabudin yang lebih cocoh dibangun rumah sakit tersebut.
Pemprov Babel sudah mengajukan anggaran studi kelayakan atau feasibility study.
Dokter Andri berharap pemerintah pusat membantu pembangunan rumah sakit tersebut.
Setelah feasibility study dinyatakan layak, akan dilanjutkan pembuatan master plan dan detail engineering design atau desain teknis secara detil.
“Setelah itu selesai, dapat diketahui perkiraaan biaya,” kata dr Andri, Selasa (5/8/2025).
Menurutnya, Rumah Sakit Jantung dan Stroke dibangun dengan fasilitas memadai.
Tipe rumah sakit saat ini adalah akreditasi dasar, madya, utama dan paripurna.
Dia berharap Babel mendapat akreditasi tingkat madya.
Sebelumnya, Gubernur Babel Hidayat Arsani berkomitmen membangun Rumah Sakit Jantung dan Stroke.
Baginya rumah sakit itu untuk membantu masyarakat Babel yang terserang stroke dan sakit jantung.
Hidayat mengatakan rumah sakit itu dibangun tidak boleh jauh dari bandara.
Sehingga saat ada yang gawat darurat, dapat segera dibawa ke Jakarta.
“Berdirinya rumah sakit, mampu menyerap tenaga kerja, PAD bertambah, serta sebagai ikon Babel,” ujar Hidayat.
Menurutnya anggaran untuk membangun rumah sakit itu sekitar Rp50 miliar. (*)