JURNALINDONESIA.CO – Untuk membangun Kabupaten Bangka Barat, diperlukan investor yang salah satu tujuannya adalah menciptakan lapangan kerja.
Investasi yang masuk ke Bangka Barat berupa tempat usaha atau perusahaan, menjadi angin segar untuk perbaikan ekonomi masyarakat.
Sehingga, Bupati Bangka Barat Markus memberikan seluas-luasnya para investor untuk berbisnis di Babar.
Dia akan menyambut baik asal sesuai dengan peraturan perundangan dan tentunya berguna untuk masyarakat di Negeri Sejiran Setason.
“Sudah ada beberapa investor yang berminat investasi di Bangka Barat, mudah-mudahan sesuai yang kita harapkan,” kata Markus, Senin (28/7/2025).
Markus mengungkapkan banyak peluang investasi yang dapat dipilih para investor di Bangka Barat.
Dia juga berharap dukungan masyarakat, agar iklim investasi di Babar berjalan lancar dan kondusif.
“Kita minta sama-sama menjaga agar investor senang ke Bangka Barat,” ungkap Markus.
Saat ini bisnis yang mengarah pada hilirisasi di Bangka Barat, terbuka untuk para investor.
Hilirasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan lapangan kerja baru
Ada potensi sumber daya lokal untuk kemandirian ekonomi daerah.
Bisnis hilirasi yang akan direalisasikan di bidang perkebunan dan pertanian, yakni pendirian pabrik Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah.
Pabrik CPO yang akan dibangun yakni di Desa Kacung oleh PT BTS, Simpang Ibul, dan Parittiga/Jebus.
Ada juga yang boleh dilupakan adalah merek Muntok White Pepper di bidang pertanian dan perkebunan.
Lalu bidang pertambangan untuk bisnis logam tanah jarang.