banner 728x90

Imbauan dan Seruan Moral MUI Babel Menyikapi Dinamika Tuntutan Rakyat Terhadap Pemerintah dan DPR

Logo MUI
banner 120x600
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan pesan kepada seluruh masyarakat di Babel.

Berikut pesan dan imbauan lengkap MUI Babel.

banner 325x300

IMBAUAN MAJELIS ULAMA INDONESIA ( MUI ) PROV. KEP. BANGKA BELITUNG
TENTANG KEPRIHATINAN ATAS MENINGGALNYA AFFA KURNIAWAN DAN DINAMIKA TUNTUTAN RAKYAT TERHADAP DPR DAN APARAT PEMERINTAH

Nomor : B.170/MUI/DP-PX/VIII/2025

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, keluarga, sahabat, serta umatnya yang istiqamah mengikuti ajarannya.

Sehubungan dengan meninggalnya ananda Affan Kurniawan serta berkembangnya dampak sosial dan dinamika tuntutan rakyat terhadap DPR dan Aparat Pemerintah, khususnya terkait kurangnya empati terhadap kesulitan ekonomi masyarakat, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memandang perlu menyampaikan imbauan dan seruan moral
berikut ini:

1. Ungkapan Belasungkawa

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep Bangka Belitung menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Semoga Allah Swt menerima segala amal ibadahnya, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkan di sisi-Nya yang mulia.

Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga agar seluruh pihak lebih bijaksana dan empatik dalam menyikapi dinamika sosial serta menjaga kemanusiaan dan keselamatan masyarakat.

2. Seruan kepada DPR dan Aparat Pemerintah

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep. Bangka Belitung memandang bahwa tuntutan dan aspirasi rakyat tidak boleh diabaikan, khususnya menyangkut kesulitan ekonomi, ketimpangan sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami menyerukan:

a) Meningkatkan Empati dan Kepedulian

DPR dan Pemerintah perlu lebih peka dan mendengarkan keluh kesah masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi, terutama paska-kenaikan harga kebutuhan pokok dan lapangan kerja yang terbatas.

b) Mengutamakan Keadilan dan Kesejahteraan Sosial

Kebijakan publik harus berorientasi pada maslahat rakyat, bukan sekedar kepentingan segelintir kelompok.

c) Membangun Dialog Terbuka dan Partisipatif

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep. Bangka Belitung mendorong agar Pemerintah dan DPR membuka ruang komunikasi yang sehat, transparan, dan inklusif dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan potensi konflik sosial.

d) Mengutamakan Pendekatan persuasife dan Humanis dalam Mengatasi Unjuk Rasa

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep. Bangka Belitung meminta kepada segenap aparat yang bertugas agar selalu bersikap sabar dan bijak, persuasife dan humanis dalam menanggapi warga masyarakat yang menyampaikan aspirasi masyarakat dengan mengedepankan pendekatan persuasife dan humanis.

3. Ajakan Menjaga Persatuan dan Kedamaian

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep. Bangka Belitung mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung, khususnya umat Islam, untuk tetap menjaga persatuan, ukhuwah, persaudaraan kebangsaan, kondisivitas wilayah Bangka Belitung pada khususnya, dan stabilitas keamanan Nasional pada umumnya di tengah meningkatnya penyampaian aspirasi masyarakat akhir-akhir ini.
Perbedaan pendapat dan aspirasi masyarakat adalah bagian dari demokrasi, namun hendaknya disampaikan dengan cara:

a) Sopan, santun dan beretika,

b) Menghindari ujaran kebencian,

c) Menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme.

4. Sikap Bijak dalam Menyuarakan Aspirasi

Kami memahami keresahan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Namun demikian, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep. Bangka Belitung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk :

a) Menyampaikan aspirasi secara damai, konstitusional, dan terukur.

b) Menghindari provokasi, informasi hoaks, dan tindakan anarkis.

c) Mengutamakan musyawarah dan dialog sebagai solusi terbaik.

5. Ajakan Bermuhasabah dan Memperbanyak Doa

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Kep. Bangka Belitung mengajak umat Islam khususnya untuk memperbanyak istighfar, doa, dan intropeksi diri. Semoga Allah Swt memberikan kekuatan, petunjuk, dan kesabaran kepada kita semua dalam menghadapi berbagai ujian.

Penutup

Demikian imbauan ini kami sampaikan sebagai bentuk keprihatinan, kepeduliaan, dan seruan moral MUI Prov. Kep. Bangka Belitung. Semoga Allah Swt senantiasa melindungi bangsa dan daerah kita, memberikan ketentraman, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-cerai.” (QS. Ali Imran: 103).

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pangkalpinang, 7 Rabiul Awal 1447 Hijriah/31 Agustus 2025

DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG

Ketua Umum
Prof. Dr. KH. Hatamar Rasyid, M.Ag

Sekretaris Umum
Drs. H. Hasan Rumata

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses