banner 728x90

Polisi Tangkap Ju di Belinyu, Pria Asal Sumsel Diduga Pelaku Pembunuhan Heri di Mentok

Penangkapan Ju, diduga pelaku yang membunuh Heri di Mentok, Senin (18/8/2025).
banner 120x600
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Seorang pria berinisial Ju, ditangkap polisi lantaran diduga sebagai pelaku yang membunuh Heri alias Bokir (52).

Ju ditangkap di Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Babel, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

banner 325x300

Heri berteriak kesakitan usai ditusuk menggunakan senjata tajam di bagian punggungnya, Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Sidorejo, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Bangka Barat.

Korban berasal dari Sungsang, Sumatera Selatan tinggal di sebuah rumah kontrakan.

Akibat pendarahan di punggungnya, Heri meninggal dunia, Senin (18/8/2025) Subuh tadi.

Sementara Ju adalah warga asal Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

Belum diketahui hubungan Ju dengan Heri, serta motif pembunuhan tersebut.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, membenarkan penangkapan Ju di Belinyu.

Pelaku ditangkap oleh aparat Polres Bangka Barat bersama Polsek Belinyu.

“Pelaku sudah diamankan oleh Polres Bangka Barat sekitar jam 16.00 Wib,” ujar Fauzan.

Menurutnya, Ju ditangkap di Kampung Parit 5 Kelurahan Remodong Indah, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Ju ditangkap tanpa perlawanan dan kini digiring ke Polres Bangka Barat.

Polisi mengamankan pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk punggung korban.

Disebutkan Kombes Fauzan, penangkapan Ju berdasarkan atensi dari Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo.

Kapolda Babel berkomitmen menjadikan warganya aman dan tidak aman bagi pelaku kejahatan.

Heri adalah warga asal Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin Sumatra Selatan.

Dia menjadi korban penusukan orang tak dikenal, Sabtu malam lalu.

Heri sempat dibawa ke RSUD Sejiran Setason Bangka Barat.

Namun, Heri dinyatakan meninggal dunia, Senin waktu Subuh. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses