JURNALINDONESIA.CO – Kematian Arya Daru Pangayunan (39), dikaitkan dengan isu perselingkuhan dengan wanita bernama Farah.
Tapi polisi belum mengungkap hubungan Farah dengan Arya Daru, meski wanita tersebut sudah menjalani pemeriksaan.
Diplomat muda Kementerian Luar Negeri itu sempat jalan bersama Farah ke Grand Indonesia Jakarta sebelum ditemukan meninggal dunia, Senin (7/7/2025) malam.
Arya Daru ditemukan meninggal di kamar kosnya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi.
Sebelum ditemukan tewas, Arya Daru tidak bisa dihubungi oleh istrinya, Pita, yang tinggal terpisah di Yogyakarta.
Arya Daru dan Pita terakhir kali berkomunikasi pukul 21.00 WIB. Hal itu terjadi setelah Arya Daru belanja pakaian di Grand Indonesia.
Arya Daru masuk ke toko di Grand Indonesia itu bersama dengan Farah.
Tak hanya Farah, ada seorang lagi yang bersama mereka, yakni Dion.
Diduga Farah dan Dion adalah teman Arya Daru di Kemenlu.
Saat ditanya hubungan antara Arya Daru dan Vara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Pol Wira Satya Triputra enggan mengungkapnya.
“Terkait apakah sudah diambil keterangan, Vara sudah. Kalau masalah hubungannya kami tidak bisa sampaikan karena itu privasi,” kata Wira Satya saat konferensi pers, Selasa (30/7/2025).
Namun saat ditanya soal isu adanya orang ketiga di hubungan Daru, Wira enggan memberikan jawaban apapun.
Begitu pertanyaan soal pesan yang salah dikirim oleh Arya Daru saat menuju ke bandara pun tidak dijawab secara gamblang.
“Terkait bandara, korban keluar dari Grand Indonesia itu naik taksi, tapi baru jalan kira-kira sekitar lima menit langsung minta untuk berubah arah.
Jadi gak sampai ke mana-mana, paling baru jalan sekitar 200-300 meter langsung balik arah menuju ke Kemenlu,” ungkap Wira dikutip dari tribunnews.com.
Sementara itu, istri Arya Daru mencurigai suaminya hingga menghubungi penjaga kos, Siswanto.
Sang istri berkali-kali menelepon Siswanto pada malam hingga pagi harinya.
Pita bahkan sampai mencurigai posisi sandal yang ada di depan kamar Arya Daru.
“Terima kasih banyak, Pak Sis. Maaf merepotkan.
Tapi sandalnya sudah berubah berarti td sempat pulang ya, Pak?,” tulis Pita pada chat WhatsApp yang dikirim ke Siswanto. (*)