banner 728x90

Me Hoa Soroti Warga Posisi Abu-Abu, Kondisi Ekonomi Rentan Tapi Tak Terakomodir Bansos

Rapat audiensi di Ruang Banmus DPRD Babel, Jumat (2/10/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Persoalan data desil penerima bantuan sosial tidak hanya menyangkut masyarakat pada kelompok desil terbawah.

Kondisi warga di kelompok menengah yang belum terakomodasi bantuan juga menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Me Hoa.

Hal tersebut disampaikannya dalam audiensi terkait dinamika pendataan desil sebagai salah satu dasar penetapan program bantuan dan perlindungan sosial di Ruang Banmus DPRD Babel, Jumat (2/10/2026).

Me Hoa menilai masih ada masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus dalam proses pendataan, terutama mereka yang kondisi ekonominya rentan, tetapi belum masuk dalam kategori penerima bantuan.

Ia mencontohkan warga yang tidak memiliki rumah sendiri, tinggal mengontrak, tetapi sudah memiliki kartu keluarga (KK) sendiri.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi pertimbangan agar masyarakat yang layak menerima bantuan tidak terlewatkan.

“Selain yang desil 1 dan 4 yang kelihatan banget itu sudah menjadi PR kita, tetapi yang tengah-tengah ini, yang abu-abu, juga perlu diperhatikan,” ujar Me Hoa.

Menurutnya, pembaruan data memang penting dilakukan, tetapi waktu pelaksanaan pendataan juga perlu menjadi perhatian.

BACA JUGA  Polda Babel Ungkap Jaringan Pengedar 16,4 Kg Sabu dan 4.980 Ekstasi Senilai Rp21,2 Miliar di Pangkalpinang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses