PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Ketua Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Harwendro Adityo Dewanto, mengungkapkan bahwa daratan Bangka Belitung merupakan wilayah purba yang tanahnya telah terbentuk sejak 220 juta tahun lalu.
Di dalam lapisan tanah tua tersebut, tersimpan komoditas bernilai tinggi yang kini menjadi rebutan dunia, yaitu timah.
Harwendro menjelaskan bahwa timah merupakan mineral yang sangat langka di kerak bumi, jauh lebih langka dibandingkan tembaga maupun besi.
“Lebih langka dari tembaga dan besi,” kata Komisaris PT MSP tersebut, Jumat (2/10/2026).













