JAKARTA, JURNALINDONESIA.CO — Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dinilai telah membawa perubahan mendasar dalam peradaban manusia.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menyoroti lahirnya fenomena baru yang ia sebut “Algo Sapiens”, kondisi di mana metode berpikir dan keputusan hidup manusia perlahan-lahan dikendalikan oleh sistem algoritma.
Dalam pandangannya, niat awal pembuatan mesin pintar adalah untuk mempermudah hidup.
Namun, tanpa disadari, peran otak dan pilihan bebas manusia mulai digantikan oleh rekomendasi otomatis dari platform digital.
“Algo Sapiens bukanlah manusia yang berubah menjadi robot. Dia tetap manusia biologis dengan emosi dan kehidupan sosial, tetapi kebiasaan berpikirnya dikendalikan algoritma,” terang Komaruddin, Rabu (30/9/2026).
Ia menjelaskan, kekuasaan era digital bekerja sangat halus.
Berbeda dengan kekuasaan konvensional yang bersifat memaksa, teknologi digital mempengaruhi manusia melalui bujuk rayu dan kemudahan.
Apa yang dibaca, ditonton, dibeli, hingga gagasan yang dipercayai kini sangat bergantung pada susunan informasi yang disodorkan oleh sistem.













