PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mulai membangun Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 11 di kawasan eks Terminal Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.
Pembangunan sekolah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Rabu (2/9/2026).
Saparudin mengatakan pembangunan SMPN 11 menjadi kebutuhan seiring pertumbuhan penduduk Kota Pangkalpinang yang terus meningkat setiap tahunnya.
Kondisi tersebut turut berdampak pada kebutuhan kapasitas sekolah tingkat SMP.
“Kami laporkan bahwa sekolah menengah pertama di Kota Pangkalpinang ini kita masih belum cukup kapasitasnya. Jadi masih ada dua SMP yang perlu dibangun, yaitu SMP 11 dan SMP 12,” kata Saparudin.
Menurutnya, pertumbuhan penduduk Kota Pangkalpinang berada di kisaran 4 hingga 5 persen setiap tahun.
Selindung menjadi salah satu kawasan yang berkembang dan membutuhkan tambahan fasilitas pendidikan.
“Jadi di wilayah Selindung ini memang wilayah pengembangan. Nah kemudian daerah satu lagi di daerah Kampak, Tuatunu itu daerah pertumbuhan baru,” ujarnya.
Saparudin menyebut kebutuhan sekolah baru juga terlihat dari data penerimaan siswa baru.
Lonjakan jumlah calon peserta didik terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Gabek dan Kecamatan Gerunggang.
“Pada waktu kami melakukan penerimaan siswa baru itu sudah kelihatan datanya bahwa terjadi lonjakan di daerah-daerah di kawasan Gabek ini, Kecamatan Gabek ini, dan di Kecamatan Gerunggang,” katanya.
Untuk SMPN 11, Pemkot Pangkalpinang menargetkan pembangunan rampung hingga akhir tahun 2026.













