PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang masih kekurangan sekitar 130 tenaga guru untuk memenuhi kebutuhan pendidik di sejumlah sekolah.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif mengatakan persoalan kekurangan guru menjadi pekerjaan lanjutan yang harus dipersiapkan seiring pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan baru di Kota Pangkalpinang.
“Setelah kita membangun sekolah, persoalannya nanti gurunya. Kita masih kekurangan guru kurang lebih 130 orang,” kata Saparudin, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik juga terus bertambah karena setiap tahun terdapat guru yang memasuki masa pensiun.
Ia menyebut sekitar 30 guru pensiun setiap tahunnya.
“Setiap tahun kita ada sekitar 30 guru yang pensiun. Jadi ini juga harus kita siapkan,” ujarnya.
Saparudin mengatakan Pemkot Pangkalpinang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk melihat kemungkinan pemenuhan kebutuhan guru melalui tenaga PPPK yang memiliki latar belakang pendidikan.
“Kita akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi, siapa tahu ada PPPK provinsi yang punya latar belakang pendidikan, nanti bisa kita bantu untuk kebutuhan guru,” katanya.













