PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pangkalpinang mulai mematangkan strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung bulan depan.
Ketua KONI Kota Pangkalpinang, Fauzi Trisana, menyebut ada lima hal yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari pendataan klub hingga penetapan target prestasi setiap cabang olahraga (cabor).
Hal itu disampaikan Fauzi saat membuka Rapat Kerja (Raker) KONI Kota Pangkalpinang Tahun 2026 di Balai Betason, Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Fauzi, waktu persiapan menuju Porprov semakin terbatas sehingga pembinaan atlet harus dilakukan secara terarah dan berdasarkan data.
“Klub adalah jantung pembinaan. Kita harus merapikan database klub binaan di setiap cabor agar bank data atlet dan pelatih kita terekam dengan sistematis, transparan dan terukur,” ujar Fauzi.
Selain pendataan klub, KONI juga mendorong program pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pusat latihan serta sertifikasi dan lisensi bagi pelatih, wasit dan juri.
Fauzi meminta setiap cabor berani menentukan target dan memetakan peluang medali yang bisa diraih.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan organisasi serta penyusunan program kerja berdasarkan skala prioritas anggaran.
“Kita tidak bisa mengadakan hasil instan. Kita menuju strategi pembinaan jangka panjang,” katanya.













