BELITUNG TIMUR, JURNALINDONESIA.CO – Pascademonstrasi di wilayah operasional PT TIMAH, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Belitung Timur mendesak perusahaan memperkuat komunikasi dan mengevaluasi mekanisme pembelian bijih timah dari penambang rakyat.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Belitung Timur, Irwansyah, menyatakan keresahan warga dipicu persoalan harga dan keterbatasan akses penjualan.
Terbatasnya kapasitas penyerapan serta antrean panjang di titik pembelian berisiko memicu konflik baru hingga potensi penyelundupan.
“Skema jangka pendek penting karena persoalan sudah beralih dari harga ke penyerapan. Kapasitas pembelian atau meja goyang perlu dioptimalkan sesuai aturan agar ada kepastian pembayaran,” ujar Irwansyah.













