PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Sebanyak 50 pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Pangkalpinang mendapat dukungan untuk mulai mengembangkan usaha melalui teknologi digital.
Dukungan tersebut diberikan melalui program pengabdian masyarakat Universitas Bangka Belitung (UBB) berupa penyerahan dua unit Smart Kuliner beserta perangkat pendukung kepada APKLI di Taman Dealova Pangkalpinang, Kamis (13/8/2026).
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan Smart Kuliner tidak hanya menjadi sarana untuk membantu PKL memasarkan produk secara digital, tetapi juga mendukung pengelolaan usaha.
“Untuk APKLI diserahkan itu Smart Kuliner, yaitu aplikasi beserta monitornya, PC-nya, sehingga para pedagang kaki lima itu bisa berjualan, memasarkan usahanya secara digital,” ujar Dessy.
Selain pemasaran, para PKL juga mendapatkan pembelajaran mengenai manajemen usaha, termasuk penghitungan dalam pengelolaan bisnis.
Dengan adanya program tersebut, Dessy berharap para PKL di Pangkalpinang mulai terbiasa memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran.
Dalam kegiatan yang sama, UBB juga menyerahkan tiga unit alat Modified Atmosphere Packaging (MAP) kepada pelaku UMKM.













