PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Kebakaran lahan di Kota Pangkalpinang masih terus terjadi di tengah musim kemarau 2026.
Hingga pertengahan Agustus, luas lahan yang terdampak kebakaran telah mencapai belasan hektare.
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Pangkalpinang mencatat dalam sehari, petugas rata-rata menerima sekitar tiga laporan kejadian kebakaran.
Plt. Kasat Pol PP dan Damkar Kota Pangkalpinang, Romi Al-Fauza, mengatakan kondisi cuaca yang cenderung kering selama musim kemarau turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, khususnya pada lahan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
“Sejumlah wilayah menjadi titik yang dari tahun ke tahun kerap mengalami kejadian kebakaran. Di antaranya Kecamatan Bukit Intan dan Gerunggang,” ujar Romi, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, kedua wilayah tersebut menjadi perhatian lantaran kejadian kebakaran lahan berulang terjadi setiap musim kemarau.
Kondisi lahan yang kering membuat api lebih cepat menyebar, terlebih jika terdapat angin yang cukup kencang.
Karena itu, penanganan sejak awal menjadi penting agar api tidak meluas ke area lainnya.













