PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Ketua DPD Partai Golkar Babel Hidayat Arsani mengingatkan Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung Eddy Iskandar tak asal bicara terkait rencana pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke.
Hidayat Arsani yang juga Gubernur Babel akan membangun RS Jantung dan Stroke melalui skema pinjaman ke Bank Sumsel Babel (BSB) sebanyak Rp293,3 miliar.
BACA JUGA: Eddy Iskandar RS Jantung Masuk RPJMD dan Tak Ganggu TPP
Namun, muncul pernyataan yang menyebutkan pembangunan rumah sakit baru itu dikhawatirkan akan mengganggu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS Pemprov Babel.
Dia menyebutkan saat ini pemprov menunggu persetujuan DPRD Babel untuk pinjaman uang Rp293,3 miliar tersebut.
“Kita tunggu supaya dewan terbuka hatinya untuk membangun ibadah ini. Kalau bicara seperti itu lagi, bisa saya pecat wakil ketua itu,” kata Hidayat, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, ada beberapa anggota DPRD Babel yang tak setuju dan dia tidak mempersoalkannya.
Hidayat menyatakan tak mau memanfaatkan rumah sakit yang sudah ada lantaran layanan kesehatan jantung harus steril.













