PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang menyiapkan 20 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mengikuti pelatihan intensif sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri.
Kepala Disnaker Kota Pangkalpinang, Amrah, mengatakan para peserta akan menjalani pelatihan selama empat bulan dengan sistem in-house atau diasramakan.
“Pelatihannya selama empat bulan. Mereka diasramakan, diawasi, dilatih, dididik, termasuk diberikan keahlian, keterampilan, hingga pembekalan mengenai adat budaya dan kebiasaan di negara tujuan,” kata Amrah kepada jurnalindonesia.co, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, 20 peserta tersebut merupakan angkatan pertama sekaligus menjadi role model program penyiapan pekerja migran asal Pangkalpinang.
Peserta dipilih dari hasil penyaringan program pelatihan yang sebelumnya telah dilaksanakan Disnaker, termasuk pelatihan barista.
“Yang mendaftar cukup banyak, tetapi untuk tahap pertama ini kita siapkan 20 orang. Kalau program ini berjalan baik, kemungkinan kuotanya akan kita tambah lagi,” ujarnya.
Amrah memastikan pelatihan tersebut tidak dipungut biaya karena dibiayai pemerintah pusat.













