PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Anggota Komisi II DPRD Babel Rina Tarol mendukung rencana Pemprov Babel berutang Rp293,3 miliar pada Bank Sumsel Babel (BSB) untuk membangun Rumah Sakit Jantung dan Stroke.
Menurutnya, layanan penyakit jantung harus diperkuat dengan kondisi keuangan daerah tetap dijaga.
“Bukan sekadar membangun gedung, namun memastikan rumah sakit nantinya benar-benar didukung dokter spesialis,” kata Rina Tarol, Jumat (31/7/2026).
Ketua DPD II Partai Golkar Basel itu menyebutkan rumah sakit jantung akan dilengkapi dengan tenaga kesehatan, peralatan medis yang memadai, serta sistem pelayanan optimal.
BACA JUGA: Alasan Pemprov Bangun RS Jantung dan Stroke, DPRD Babel: Belum Prioritas
Dia menyebutkan kesehatan masyarakat adalah prioritas yang tak boleh ditawar lagi.
Menurut Rina, dalam kasus jantung dan stroke, keterlambatan beberapa jam saja, memengaruhi keselamatan nyawa pasien.
“Dengan berdirinya rumah sakit ini, mengurangi rujukan keluar daerah, tingkatkan layanan jantung dan stroke untuk masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.
Meski begitu, dia mengingatkan agar pengelolaan keuangan daerah tetap hati-hati dan bertanggung jawab.
Dia memastikan DPRD Babel tetap mengawal setiap kebijakan agar bermanfaat bagi masyarakat.
Kebijakan Mendesak













