banner 728x90
Bangka  

Pasca Radit Diterkam Buaya, Tambang Timah Menggeliat di Sungai Kerekai

Avatar
Sungai Kerekai dikenal sebagai habitat buaya. Foto: IST/Ilustrasi AI
banner 468x60

BANGKA, JURNALINDONESIA.CO – Belum reda duka atas tewasnya Radit (36), penambang timah yang diterkam buaya di Sungai Kerekai, aktivitas tambang tanpa izin diduga kembali beroperasi di lokasi musibah tersebut.

Kawasan perbatasan Desa Baturusa dan Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka ini padahal dikenal sebagai habitat rawan buaya.

Aktivitas tambang yang kembali marak memicu sorotan terkait pengawasan dari aparat penegak hukum dan instansi terkait.

​Informasi yang dihimpun menyebutkan, puluhan ponton penambang tetap nekat beroperasi.

​”Baru dua hari pawang mencoba menangkap buaya, malam kedua sudah banyak ponton masuk lagi ke sungai. Bagaimana pawang bisa fokus kalau aktivitas tambang tetap berjalan,” ujar seorang sumber warga lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (31/7/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses