PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang kembali menggelar pelatihan barista bagi masyarakat umum.
Pelatihan di Kantor Disnaker Pangkalpinang dari Senin (27/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026) mendatang itu diikuti 16 peserta, sesuai standar kuota pelatihan berbasis kompetensi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan rangkaian program pelatihan kerja yang difasilitasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung di bawah Kementerian Ketenagakerjaan.
“Program pelatihan ini sepenuhnya diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Belitung. Seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh BPVP Belitung,” kata Amrah kepada jurnalindonesia.co, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, pelatihan barista merupakan program ketiga yang digelar sepanjang bulan ini.
Sebelumnya, Disnaker telah melaksanakan pelatihan barista bagi penyandang disabilitas yang diikuti 16 peserta, kemudian dilanjutkan pelatihan berbasis kompetensi atau upskilling teknik pengelasan bagi tenaga kerja yang telah memiliki keahlian.
Menurut Amrah, pelatihan barista terus diprioritaskan karena memiliki prospek yang baik serta sejalan dengan perkembangan industri kopi di Kota Pangkalpinang.
Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, pelatihan tersebut mendapat respons sangat tinggi dari masyarakat.
Bahkan, setiap kali proses pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar selalu melebihi kuota yang tersedia sehingga peserta harus melalui tahapan seleksi.
“Minat masyarakat untuk belajar pengolahan kopi sangat tinggi. Hampir setiap kali rekrutmen, kuota yang kami sediakan hanya 16 orang, tetapi pendaftarnya bisa mencapai 30 hingga 40 orang. Karena itu kami harus melakukan seleksi,” ujarnya.













