banner 728x90

36 Calon Paskibraka Pangkalpinang Mulai Digembleng Hingga 15 Agustus

Pembukaan diklat Paskibraka Kota Pangkalpinang Tahun 2026 di Balai Betason, Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (27/7/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi 36 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.

Seluruh peserta akan menjalani rangkaian pelatihan intensif hingga pengukuhan pada 15 Agustus mendatang sebelum bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon, mengatakan pemusatan diklat dimulai Senin (27/7/2026), hingga 18 Agustus 2026.

Setelah melaksanakan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera 17 Agustus, para peserta akan dipulangkan ke sekolah maupun orang tua masing-masing sehari setelahnya.

“Mulai hari ini pemusatan pelatihan dilaksanakan sampai pengukuhan yang direncanakan tanggal 15 Agustus. Setelah mereka bertugas saat pengibaran dan penurunan bendera, tanggal 18 Agustus mereka dipulangkan ke sekolah atau orang tua masing-masing,” kata Donald kepada jurnalindonesia.co, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, masa tugas para anggota Paskibraka tidak berhenti setelah upacara kemerdekaan.

Terhitung sejak pengukuhan pada 15 Agustus, mereka akan menyandang status sebagai Paskibraka hingga 1 Juni 2027.

Selama pemusatan diklat, para peserta akan dibina oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Duta Paskibraka Pancasila Indonesia, Kesbangpol, hingga tim kesehatan.

“Selain latihan baris-berbaris, mereka juga akan mendapatkan berbagai pembekalan selama masa pelatihan,” ujarnya.

Donald menyebutkan, dari total 36 peserta yang mengikuti diklat, terdiri atas 20 peserta putra dan 16 peserta putri.

Nantinya tidak seluruh peserta akan bertugas pada upacara, karena sebagian disiapkan sebagai cadangan.

“Peserta terdiri dari 20 laki-laki dan 16 perempuan. Nanti ada yang menjadi cadangan, karena yang bertugas di pasukan 17 dan pasukan 8 diambil dari peserta tahun ini, sedangkan pasukan 45 berasal dari Purna Paskibraka tahun lalu,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses