PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Jurnalis senior Albana atau yang akrab disapa Abenk mengajak insan pers di Bangka Belitung mengambil peran lebih besar dalam mengawal isu krisis lingkungan melalui karya jurnalistik yang akurat dan berpihak pada kepentingan publik.
Pesan itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Workshop Keterampilan Meliput Krisis Lingkungan dan Advokasi Keamanan Jurnalis Perempuan yang digelar AJI Pangkalpinang di Room Meeting Warkop Papa, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Abenk, masyarakat masih menaruh harapan besar kepada media untuk menghadirkan pemberitaan lingkungan yang berkualitas.
Karena itu, kemampuan yang diperoleh para peserta workshop harus diwujudkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari.
“Harapan publik sebenarnya masih menunggu bagaimana jurnalis di Bangka Belitung melakukan praktik-praktik jurnalisme yang benar, khususnya tentang lingkungan hidup,” ujarnya.
Ia mengatakan, para peserta telah dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai peliputan krisis lingkungan.
Tantangan berikutnya adalah menerapkan bekal tersebut dalam setiap liputan.
“Teman-teman sudah punya pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan. Tinggal bagaimana mengimplementasikannya,” katanya.













