PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Diskopdag UMKM) Kota Pangkalpinang terus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui berbagai langkah strategis.
Salah satunya dengan rutin menggelar pengawasan pangan melalui program pasar murah sepanjang tahun 2026.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Diskopdag UMKM Kota Pangkalpinang, Syafriadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan delapan kali pelaksanaan pasar murah bagi masyarakat Pangkalpinang selama tahun 2026.
“Di tahun 2026 ini ada delapan kali pelaksanaan pasar murah. Skemanya bersumber dari APBD Kota Pangkalpinang sebanyak dua kali dan fasilitasi Bank Indonesia (BI) sebanyak enam kali,” ujar Syafriadi kepada jurnalindonesia.co, dilansir pada Jumat (23/7/2026).
Dalam pelaksanaannya, Diskopdag UMKM Pangkalpinang tidak berjalan sendiri.
Program pasar murah tersebut melibatkan sejumlah pihak untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Dalam pelaksanaannya kita tidak sendiri, tetapi melibatkan para distributor lokal serta Perum Bulog,” tambah Syafriadi.













