banner 728x90

Musim Kemarau, Sumber Air Baku PDAM Pangkalpinang Menyusut

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, M Agus Sali. Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku di Kota Pangkalpinang.

Salah satu sumber air baku milik PDAM Tirta Pinang, yakni Kolong Bacang, mengalami penyusutan cukup signifikan.

Meski demikian, perusahaan memastikan pasokan air bersih kepada pelanggan masih aman dan distribusi air tetap berjalan normal.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, M. Agus Salim, mengatakan hingga saat ini tiga sumber air baku yang menjadi andalan perusahaan masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.

Ketiga sumber air baku tersebut berasal dari Kolong Retensi Kacang Pedang, Kolong Bacang, dan Kolong Pedindang.

Menurut Agus, meski terjadi penyusutan volume air di Kolong Bacang, kondisi secara keseluruhan masih terkendali.

“Untuk saat ini, tiga sumber air yang kita miliki masih tergolong aman. Memang ada penyusutan yang cukup tinggi di Kolong Bacang, tetapi secara keseluruhan kondisi sumber air baku masih bisa mencukupi kebutuhan pelayanan,” kata Agus Salim kepada jurnalindonesia.co, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, apabila dalam dua hingga tiga bulan ke depan tidak terjadi hujan sama sekali, cadangan air di masing-masing kolong diperkirakan masih mampu bertahan.

Untuk Kolong Retensi Kacang Pedang dan Kolong Pedindang, ketersediaan air diperkirakan masih mencukupi hingga sekitar tiga bulan ke depan.

Sementara Kolong Bacang diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar dua bulan.

Namun demikian, PDAM Tirta Pinang telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memanfaatkan Kolong Taman Wisata sebagai sumber air baku tambahan apabila debit air di Kolong Bacang terus mengalami penurunan.

“Kalau memang dua bulan ke depan tidak ada hujan sama sekali, kita masih memiliki cadangan dari Kolong Taman Wisata untuk membantu suplai air baku di Bacang,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses