PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Ketua Panitia Nasional Fatmawati Trophy, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, menegaskan Fatmawati Trophy bukan hanya ajang kompetisi desain kebaya dan kerudung.
Tetapi juga menjadi simbol kepeloporan dan kepemimpinan perempuan Indonesia yang terinspirasi dari sosok Ibu Fatmawati Soekarno.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Kompetisi Desain Kebaya dan Kerudung Ibu Bangsa Fatmawati Soekarno Regional IV di Kantor DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel), Rabu (22/7/2026).
Bintang mengapresiasi DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung yang telah menyelenggarakan kompetisi tingkat regional tersebut.
Menurutnya, antusiasme daerah menjadi bukti besarnya semangat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Ibu Fatmawati Soekarno.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Terima kasih kepada teman-teman semuanya atas semangatnya. Kami harapkan semangat kerja keras teman-teman tidak berakhir di tingkat regional, karena masih ada satu tahap berikutnya, yaitu di tingkat nasional,” ujarnya.
Bintang mengungkapkan, Fatmawati Trophy merupakan inisiatif Prananda Prabowo yang pelaksanaannya mendapat respons positif dari berbagai daerah.
Karena tingginya antusiasme peserta, panitia nasional memutuskan mengubah jadwal puncak kompetisi.
“Semangat luar biasa dari teman-teman daerah akhirnya kami akomodir. Puncak Fatmawati Trophy yang semula direncanakan dilaksanakan pada Agustus, nanti akan kita laksanakan pada 20 Oktober,” katanya.













